Depok Kreatif

May 27, 2009 at 14:12 (Kota Depok, Uncategorized)

Kehidupan Masyarakat Kota Depok

Kota Depok, merupakan salah satu dari segelintir kota yang padat di Indonesia. Ditengah kepadatan tersebut, Depok menyimpan banyak potensi. Kreatif, mungkin hal tersebut adalah salah satu hal yang dimiliki oleh bangsa kita sekarang.

Berbicara mengenai pendidikan, pemerintah telah menganggarkan 20% Dana APBN untuk bidang pendidikan. Dengan hal tersebut, diharapkan seluruh instansi pendidikan dapat melakukan hal-hal lebih maksimal dalam kegiatan belajar mengajar.

Kota Depok merupakan salah satu kota dengan tingkat pendidikan SDM yang cukup baik. Salah satu prestasi kota Depok adalah meraih peringkat 3 dalam UN se-provinsi Jawa Barat 2007/2008. Namun bukan berarti tidak ada masalah. Masih banyak masalah yang harus diselesaikan pemerintah dalam bidang pendidikan di kota Depok. Tetapi, yang harus kita sadari adalah SDM kota Depok unggul dalam hal kreatifitas.

Mari kita melihat sebentar antara Indonesia dan Jepang. Bisa di bilang, bangsa Jepang tidak menerima kekalahannya di Perang Dunia II. Dan mereka pun berusaha bangkit dan membangun bangsa yang besar. Jepang merupakan negara yang tidak memiliki alam super kaya, tanah super subur, dan sering ditimpa bencana pula. Jadi, mau tidak mau mereka pun harus memanfaatkan SDM nya semaksimal mungkin. Nah, bila kita bandingkan dengan Indonesia, yang memiliki alam super kaya, tanah super subur, meski pun sering ditimpa bencana pula. Tapi,  justru kita menjadi malas dan santai dengan seluruh kekayaan alam kita. Sehingga banyak yang bilang bangsa kita “dikutuk” oleh alam.

Tapi jangan salah, malas dan santai dapat menjadikan kita super kreatif. Buktinya, kita selalu ingin melakukan sesuatu hal dengan mudah, murah, dan menguntungkan dalam mencapai tujuan. Kita ambil contoh yang paling mudah, bagaimana banyak orang yang memanfaatkan sebuah peraturan, sebut saja joki 3 in 1.  Jangan dilihat sisi negatifnya, tetapi lihatlah betapa kreatifnya orang-orang seperti itu.

Coba kita kembali lihat antara Singapura dan Indonesia. Singapura merupakan negara kaya, super makmur, dan memiliki hukum yang “agak” ketat. Hasilnya? Membosankan dan tidak imajinatif. Berbeda dengan Indonesia yang penuh warna “merah”. Coba kita lihat film-film produksi Singapura, membosankan. Yang membuatnya unik hanyalah bilingual atau trilingualnya, sisanya membosankan. Apa ada film-film seperti horor atau tragedi?

Ya, Indonesia kini perlu akan tingkat pendidikan dan keahlian yang tinggi untuk bersaing. Kembali ke kota tercinta, yaitu kota Depok. Kota Depok memiliki bibit kreatifitas yang cukup tinggi. Lihat bagaimana supir angkot yang saling mengadu kreatifitas untuk mendapat penumpang. Hal tersebut hanyalah sedikit dari banyaknya bibit kreatifitas orang-orang Depok.

Dan lagi-lagi, yang kita perlukan adalah tingkat pendidikan dan keahlian untuk menjadikan kreatifitas tersebut lebih berguna dan bermanfaat bagi orang banyak maupun bangsa Indonesia. Semoga saja suatu hari kelak, Depok bukan lagi hanya menjadi kota yang padat dan panas juga macet, tetapi dipenuhi oleh orang-orang kreatif dan pelajar-pelajar yang turut membangun negeri kita, Indonesia. Seperti misi kota Depok “Menuju Kota Depok yang Melayani dan Mensejahterakan”.

Reference and thank’s to PC Media

Advertisement

1 Comment

  1. deBlogger's said,

    Mudah-mudahan pendidikan khususnya di kota Depok lebih maju dan lebih maju lagi :-)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.